TATA UPACARA PEMBUKA DAN PENUTUP LATIHAN PRAMUKA UNTUK SIAGA
Wita Safitri_A1D118077_R3/SEMESTER 6_Mata Kuliah Kepramukaan_Pendidikan Guru Sekolah Dasar_Universitas Jambi
Pengertian Upacara
Upacara adalah serangkaian perbuatan yang ditata dalam suatu ketentuan peraturan yang wajib dilaksanakan dengan khidmat, sehingga merupakan kegiatan yang teratur dan tertib, untuk memberntuk suatu tradisi dan budi pekerti yang baik.
Sebelum memulai dan sesudah melaksanakan latihan dalam Gerakan Pramuka, wajib untuk melaksanakan upacara. Upacara yang dilaksanakan sebelum kegiatan latihan dikenal dengan upacara pembukaan latihan yang biasanya disingkat upabuklat dan upacara yang dilaksanakan setelah pelaksanaan latihan dikenal dengan sebutan upacara penutupan latihan yang disingkat upatuplat. Upacara ini bertujuan untuk membentuk moral yang baik, menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme, membangun disiplin, serta rasa cinta tanah air pada peserta didik anggota Gerakan Pramuka.
- Memiliki rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan agama
- Memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin pribadi
- Selalu tertib di dalam hidup sehari-hari
- Memiliki jiwa gotong royong dan percaya kepada orang lain
- Dapat memimpin dan dipimpin
- Dapat melaksanakan upacara dengan khidmat dan tertib
- Meningkatkan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Mahaesa
· 1. Pemimpin Upacara memanggil anggota Perindukan Siaga, membuat lingkaran besar mengelilingi standar Bendera.Pemimpin Upacara memenggil “ Siagaaaaa... “ yang dijawab dengan “ Siapppp....”
· 2. Pemimpin Upacara memanggil anggota Perindukan Siaga, membuat lingkaran besar mengelilingi standar Bendera.Pemimpin Upacara memenggil “ Siagaaaaa... “ yang dijawab dengan “ Siapppp....”
3 3. Pemimpin Upacara menjemput Pembina Upacara ( Yanda / Bunda )
· 4. Pembina Upacara memasuki lingkaran upacara melalui pintu kemudian pemimpin upacara berhadapan dengan Pembina Upacara dengan Standar Bendera ada di tengah / diantara mereka berdua .
5. Pembantu Pembina ( Pak Cik / Bu Cik ) berada di sela-sela Barung.
· 6. Pemimpin Upacara mengambil bendera Merah Putih. Ketika sampai di garis lingkaran tanpa aba-aba seluruh peserta upacara memberi hormat kepada sang Merah Putih. Pemimpin Upacara meletakkan bendera Merah Putih di standar bendera. Pemimpin Upacara memberi hormat kepada sang merah putih, kemudian menurunkan tangan diikuti seluruh peserta upacara.
· 7. Pembina Upacara membaca Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
· 8. Pemimpin Upacara membaca Dasa Darma ditirukan seluruh peserta upacara
· 9. Pemimpin
Upacara kembali ke Barungnya
· 10. Pengumuman
dari Pembina Upacara
· 11. Pengucapan
Doa oleh Pembina Upacara
· 12. Upacara pembukaan latihan selesai, dilanjutkan dengan latihan.
2. Upacara Penutupan Latihan
a. a. Perlengkapan upacara:
· 1. Bendera Merah Putih
2. Tiang Bendera (tongkat restok disambung tiga dengan tali rami)
b. b. Pelaksana upacara:
1. Pemimpin upacara : 1 orang
2. Pembina upacara : 1 orang
3. Penurun Bendera : 3 orang
c. Urutan pelaksanaan upacara penutupan latihan:
1. Pemimpin upacara memanggil anggota perindukan Siaga membentuk lingkaran
P 2. Pemimpin upacara menjemput Pembin
3. Pemimpin upacara menyimpan bendera Merah Putih, sebelum mengambil bendera pemimpin memberi hormat terlebih dahulu. Begitu Pemimpin upacara mengambil bendera, seluruh peserta memberi hormat kepada Sang Merah Putih. Ketika bendera sampai di pintu lingkaran tanpa aba – aba penghormatan selesai
4. Pembina upacara memberi pesan – pesan / amanat
5. Upacara ditutup oleh Pembina upacara dengan pengucapan doa
6. Pasukan diserahkan kepada Pratama, penghormatan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pratama.
7. Pembina Upacara meninggalkan lapangan upacara dan mengucapkan terima kasih kepada Pembantu Pembina.
8. Pemimpin membubarkan barisan upacara




Comments
Post a Comment